-->

Memahami kebijakan terbaru dari Google adsense tentang konten yang dikikis (Scraped Content) 2019

Adsense | Hallo apa kabar semua, smoga sukses dan bahagia selalu ya :)

Bagi seorang penerbit yang bekerja sama dengan pihak google adsense baik itu dari Blog ataupun Channel Youtube tentu harus memahami kebijakan kebijakan yang di keluarkan oleh tim Google AdSense agar tidak mengalami masalah yang dapat merusak hubungan kerja sama antara penerbit dengan tim Google Adsense. pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang kebijakan baru dari google pada tahun 2019 ini yaitu kebijakan untuk konten yang dikikis dan iklan pada halaman tanpa konten(Scraped Content) dari pihak Google AdSense.

Memahami kebijakan terbaru dari Google adsense tentang konten yang dikikis (Scraped Content) 2019
Scraped Content

Apa yang dimagsud dengan Konten yang dikikis (Scaped Conten) ?

Pihak Google menganggap konten yang dikikis sebagai konten yang telah diambil dari website lain dan telah dipublikasikan pada situs web anda sendiri tanpa atribusi atau ijin, penerbit yang menerbitkan artikel atau konten dari situs web orang lain dan mempublikasikannya sebagai konten milik mereka sendiri adalah tindakan yang melanggar kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak Google ini.

Mengapa pihak Google membuat kebijakan ini ?

Konten anda adalah alasan pengguna berada disitus anda, para pengunjung mengunjungi situs anda karena suatu alasan apakah mereka mencari saran bisnis atau mencari informasi terbaru pada topik tertentu, dengan menyediakan informasi kepada pengguna yang mereka cari, anda telah memuaskan kebutuhan mereka saat ini, karena memang mereka mungkin sangat membutuhkannya. memberikan konten ini sangat penting untuk membangun basis pengguna yang kuat dan loyal, ketika pengguna menikmati konten anda, mereka akan terus mengunjungi situs anda dan dapat berbagi pengalaman positif mereka dengan orang lain yang dapat membantu mengembangkan situs anda.

perlu diingat tujuan pihak Google adalah untuk membantu memfasilitasi ekosistem periklanan yang sehat, mereka memahami bahwa pengguna datang ke situs penerbit untuk melihat konten yang menarik, berharga, unik dan bermanfaat. situs tanpa konten asli atau situs yang tidak memiliki konten tidak bermanfaat bagi pengguna dan pengiklan juga pengiklan tidak menginginkan iklan mereka tampil pada halaman seperti itu, halaman web yang seperti itu pada akhirnya akan menimbulkan ancaman pagi pengguna kepercayaan dan pengiklan yang bekerja sama dengan pihak Google.

Pihak Google memahami bahwa beberapa penerbit mengambil konten lain dari situs yang lebih terkenal dengan asumsi meningkatkan volume pengunjung pada halaman disitus mereka, terlepas dari itu dari kerelavansi atau keunikkan konten-konten yang dikikis murni bahkan dari sumber yang berkualitas tinggi tidak memberikan nilai tambah bagi pengguna dan mungkin merupakan pelanggaran hak cipta atau copyright risk dalam beberapa kasus.

tidak ada jalan pintas menuju sukses semua memerlukan proses, luangkanlah waktu untuk membuat konten asli atau original untuk membedakan situs anda dengan situs web orang lain dan memberikan nilai nyata bagi pengguna, dengan begitu pengunjung anda akan datang dan memberikan hasil yang lebih bermanfaat untuk pengguna yang melakukan pencarian di google.

semua kebijakan dari pihak google dirancang dan ditegakkan untuk membangun kepercayaan dalam ekosistem periklanan digital untuk masa depan google dan mitranya yang terhubung.

sekian dulu pembahasan tentang kebijakan terbaru dari google adsense tentang konten yang dikikis (Scraped Content) 2019 semoga dapat bermanfaat, terima kasih.

Sumber referensi
Jhon Brown, yang mewakili tim kebijakan Google AdSense pada videonya tentang
Understanding Policy : Scraped Content

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Script Iklan Kiri disini